Kegiatan

Kegiatan Lainnya

LIPUTAN KEGIATAN LAPANGAN MINI RISET: MEMBEDAH MASALAH SOSIAL DI KOTA BANDUNG LEWAT PERAN KOMUNITAS

LIPUTAN KEGIATAN LAPANGAN MINI RISET: MEMBEDAH MASALAH SOSIAL DI KOTA BANDUNG LEWAT PERAN KOMUNITAS

28 Agustus 2018

Beragam masalah sosial yang terjadi di perkotaan seringkali luput dari perhatian masyarakatnya sendiri. Atas dorongan dan upaya untuk meningkatkan kesadaran akan persoalan urban yang selama ini terjadi khususnya di Kota Bandung, kami menyelenggarakan mini riset yang ditujukan bagi anak didik NSC. Rangkaian mini riset dilaksanakan selama sepuluh hari dengan rincian kegiatan berupa pembekalan riset, riset lapangan (bekerjasama dengan beberapa komunitas dan LSM di Bandung) dan diakhiri dengan presentasi dari setiap kelompok.

Foto di atas merupakan cuplikan kegiatan kelompok anak didik yang berkesempatan mengunjungi LSM Konfederasi Anti Pemiskinan (KAP). Lewat arahan KAP, para anak didik diberikan pemahaman bahwa tingkat ekonomi yang rendah bukanlah aktor tunggal yang berperan dalam lingkaran kemiskinan.

LIPUTAN KEGIATAN LAPANGAN MINI RISET: MEMBEDAH MASALAH SOSIAL DI KOTA BANDUNG LEWAT PERAN KOMUNITAS

LIPUTAN KEGIATAN LAPANGAN MINI RISET: MEMBEDAH MASALAH SOSIAL DI KOTA BANDUNG LEWAT PERAN KOMUNITAS

31 Agustus 2018

Konflik penggusuran menjadi suatu gejala sosial yang lazim terjadi di kota besar. Program pembenahan secara besar-besaran serta sengketa lahan menjadi tak terelakan dikala proyek pemerintah dan lembaga swasta berbenturan dengan hajat hidup orang banyak. Bersama dengan komunitas Kebon Jeruk Melawan, salah satu kelompok peserta kegiatan mini riset belajar untuk memahami konflik penggusuran lewat kacamata warga dan peran advokasi. Dengan bentuk keterlibatan secara langsung, peserta mini riset didorong untuk mampu berbaur dengan warga setempat dan mampu beradaptasi dengan baik.

LIPUTAN KEGIATAN LAPANGAN MINI RISET: MEMBEDAH MASALAH SOSIAL DI KOTA BANDUNG LEWAT PERAN KOMUNITAS

LIPUTAN KEGIATAN LAPANGAN MINI RISET: MEMBEDAH MASALAH SOSIAL DI KOTA BANDUNG LEWAT PERAN KOMUNITAS

3 September 2018

Kelompok mini riset kali ini bertandang ke Komunitas Rumah Cemara, sebuah komunitas yang merangkul anak muda di Bandung terutama bagi mereka yang terjangkit HIV/AIDS dan kecanduan NAPZA. Dengan slogan “Indonesia tanpa stigma”, Rumah Cemara hadir membawa harapan baru bagi anak muda lewat penyaluran aktivitas positif di bidang olahraga dan musik. Peserta didik kami juga mendapatkan kesempatan untuk terlibat di beberapa kegiatan yang rutin diadakan oleh Rumah Cemara salah satunya adalah kelas tinju. Selain itu, mereka juga mendapatkan edukasi mengenai cara tim Rumah Cemara merehabilitasi para anak muda lewat pendekatan non-medis serta meluruskan wawasan mengenai penyakit HIV/AIDS yang sering kali mengalami mispersepsi di mata masyarakat.

PRESENTASI MINI RISET

PRESENTASI MINI RISET

6 September 2018

Setelah hampir kurang lebih seminggu peserta mini riset melakukan penelitian bersama komunitas di Bandung, di akhir penelitian setiap kelompok diharuskan menyajikan hasil riset di depan para mentor dan kepala yayasan. Presentasi ini dihelat di Hotel Geulis Bandung dan sengaja dirancang secara semi-formal agar para peserta didik dapat belajar menyampaikan pesan dengan baik dalam forum terbuka serta mampu membuat argumen secara terstruktur.

SEMINAR MENGUAK RAHASIA CANDI BOROBUDUR

SEMINAR MENGUAK RAHASIA CANDI BOROBUDUR

14 September 2018

Penghujung minggu kemarin peserta didik mendapatkan pengetahuan baru mengenai seluk beluk sejarah Candi Borobudur dari Hudaya Kandahjaya, peraih gelar doktor di University of Berkeley, Amerika Serikat (2004) dengan tema disertasi mengenai asal usul Candi Borobudur.

Mengupas Isu Foodwasting

Mengupas Isu Foodwasting

20 September 2018Isu foodwasting mungkin masih baru terdengar di telinga kita, padahal konsep serupa sering kita dengar dalam bentuk kata lain yaitu mubazir. Dalam bentuk kearifan lokal, foodwasting ditindaklanjuti dengan cara sederhana yang sering kita dengar dari mulut ibu kita ketika kita masih kecil: “ayo habiskan makannya nanti nangis lho nasinya”. Kalimat ini sebenarnya adalah sebuah perumpamaan yang bisa kita relasikan dengan kondisi dunia saat ini di mana beberapa negara di belahan benua lain mengalami krisis kelaparan, malnutrisi, dan lain sebagainya karena tidak memiliki akses terhadap bahan pangan. Perlu diketahui bahwa Indonesia termasuk salah satu negara penyumbang kasus foodwasting terbesar di dunia, suatu gejala umum yang dapat dijumpai di kota-kota besar karena daya konsumsi masyarakat yang berlebih. Bersama dengan @hungerbank , para peserta didik diberi pengarahan dan awareness mengenai isu foodwasting dan siap menjadi agen anti foodwasting bagi lingkungan sekitar.

BEHIND THE SCENE FOOD WASTING CAMPAIGN

BEHIND THE SCENE FOOD WASTING CAMPAIGN

26 September 2018

Beberapa kelompok peserta didik tengah mempersiapkan properti yang akan mereka gunakan untuk kampanye food wasting. Dalam kegiatan ini kreativitas dari setiap peserta didik diuji agar dapat menciptakan kampanye yang menarik. Mau lihat liputan lengkapnya? Stay with us!.

KAMPANYE FOOD WASTING DI CAR FREE DAY BANDUNG

KAMPANYE FOOD WASTING DI CAR FREE DAY BANDUNG

4 Oktober 2018

Setelah mendapatkan bekal edukasi dari tim @hungerbank , para anak didik kemudian ditantang untuk mampu menyampaikan pesan anti food wasting kepada masyarakat di Kota Bandung lewat sarana Car Free Day. Dengan dibagi ke dalam tiga kelompok, setiap orang ditantang untuk berkreativitas dan berinovasi untuk mengkampanyekan gerakan anti food wasting dengan cara apapun.

Foto di atas merupakan cuplikan kegiatan anak didik yang tergabung dalam kelompok pertama tengah berkampanye lewat cara menghimpun tandatangan masyarakat yang setuju akan gerakan anti food wasting di atas poster yang mereka buat sendiri.

KAMPANYE FOOD WASTING DI CAR FREE DAY BANDUNG

KAMPANYE FOOD WASTING DI CAR FREE DAY BANDUNG

20 Oktober 2018

Masih lanjutan dari kegiatan kampanye food wasting, foto di atas merupakan kelompok dua yang mengkampanyekan gerakan anti food wasting lewat poster buatan tangan mereka. Terlihat berbagai latar belakang masyarakat mampu terdorong untuk ikut kampanye ini termasuk dari kalangan aparat.

YSL (YOUTH SUPER LEAGUE), Release Your Energy & Lead the World

YSL (YOUTH SUPER LEAGUE), Release Your Energy & Lead the World

30 Oktober 2018

KOMUNITAS
Komunitas Wilwatikta Foundation terdiri atas alumni-alumni Nalanda Study Center, yang memiliki passion untuk membagikan energi positif ke seluruh Nusantara. Para alumni dan peserta didik bersama-sama mempraktikkan hati yang baik dalam kehidupan sehari-hari serta saling mendukung dan menyemangati satu sama lain dalam membagikan energi positif ke lingkungan dalam setiap aktivitas.
Komunitas Wilwatikta Foundation memiliki banyak kegiatan menyenangkan, menarik, seru, menantang dan pastinya positif, dimana energi positif ini disebarkan kepada masyarakat luas. .
SO, LET’S JOIN US AND SHARE YOUR SPARK TO LIGHT UP THE WORLD !!!

YSL (YOUTH SUPER LEAGUE), Release Your Energy & Lead the World

YSL (YOUTH SUPER LEAGUE), Release Your Energy & Lead the World

31 Oktober 2018

Program 1
BE SMART, BE SOCIAL, BECOME HUMAN

Kenali berbagai fenomena masyarakat dengan pola pikir kritis untuk menjadi diri yang toleran, cinta kebhinnekaan, dan pandai membawa diri sehingga siap hidup harmonis, sukses, dan menjadi agen perubahan positif di mana pun kita berada.
Apa yang akan di pelajari/lakukan :
1. Penelitian (mini research)
2. Mengetahui keadaan sosial
3. Mengasah daya kritis
4. Bedah buku
5. Nonton film/wayang, dll.
LET’S JOIN US AND SHARE YOUR SPARK TO LIGHT UP THE WORLD !!!

YSL (YOUTH SUPER LEAGUE), Release Your Energy & Lead the World

YSL (YOUTH SUPER LEAGUE), Release Your Energy & Lead the World

1 November 2018

Program 2
BACK TO NATURE

Temukan jati dirimu yang tangguh dan berdaya juang, berpikiran terbuka, dan pandai beradaptasi dengan merasakan hidup selaras dengan alam sambil praktik langsung pertanian berkelanjutan (permakultur).
Rincian program 2 :
1. Merasakan hidup berbaur dengan alam melalui pelatihan permakultur
2. Hidup alami dan sehat
3. Berani menghadapi tantangan, dll

LET’S JOIN US AND SHARE YOUR SPARK TO LIGHT UP THE WORLD !!!

YSL (YOUTH SUPER LEAGUE), Release Your Energy & Lead the World

YSL (YOUTH SUPER LEAGUE), Release Your Energy & Lead the World

4 November 2018

Program 3
LEAD YOURSELF, LEAD OTHERS

Jadilah pemimpin bagaikan cahaya yang menerangi dunia dengan banyak mengembangkan kemampuan public speaking dan keterampilan teknis sesuai bakat dan minatmu serta membangkitkan jiwa kepemimpinan, kemandirian, kedewasaan, dan tanggung jawab yang ada dalam dirimu.
Apa saja yang dipelajari :
1. Memegang peran dalam sebuah acara
2. Memasak
3. Pelatihan public speaking
4. Pelatihan kepemimpinan
5. Bekerja bersama team, dll

LET’S JOIN US AND SHARE YOUR SPARK TO LIGHT UP THE WORLD !!!

YSL (YOUTH SUPER LEAGUE), Release Your Energy & Lead the World

YSL (YOUTH SUPER LEAGUE), Release Your Energy & Lead the World

6 November 2018

Program 4
CHARGE YOUR HEART WITH LOVE .
Selami cara kerja batinmu melalui introspeksi dan perenungan untuk mengembangkan hati yang penuh kebahagiaan dan cinta yang menjadi landasan bagi semua aktivitasmu sehingga senantiasa membawa kebahagiaan bagi dirimu dan orang banyak serta memancarkan energi positif ke seluruh dunia.
Apa yang akan dipelajari / lakukan :
1. Mengembangan hati baik
2. Menjadi pribadi yang bahagia
3. Menebarkan energi positif
4. Mengenali diri sendiri (introspeksi) serta kontemplasi
5. Yoga, dll

LET’S JOIN US AND SHARE YOUR SPARK TO LIGHT UP THE WORLD !!!

KAMPANYE FOOD WASTING DI CAR FREE DAY BANDUNG

KAMPANYE FOOD WASTING DI CAR FREE DAY BANDUNG

7 Desember 2018

Foto di atas adalah liputan kampanye food wasting yang telah dilaksanakan oleh kelompok tiga yang memiliki cara tersendiri dalam mengajak masyarakat di Car Free Day sadar akan isu food wasting. Mereka menyediakan video tontonan kepada masyarakat yang berlalu lalang di area Car Free Day serta infografik mengenai berbagai dampak yang dihasilkan dari perilaku food waste.

MINI RISET 2: MENANGKAP FENOMENA FOOD WASTING DI LINGKUNGAN SEKITAR

MINI RISET 2: MENANGKAP FENOMENA FOOD WASTING DI LINGKUNGAN SEKITAR

14 Januari 2019

Tercakup dalam rangkaian mengenai upaya penyadaran terhadap isu food wasting kepada anak didik, acara selanjutnya para anak didik diturunkan ke lapangan di mana arena penelitian kali sangat menarik, yaitu foodcourt mall. Anak didik yang dikelompokkan kemudian menyebar ke tiga pusat perbelanjaan besar atau mall di Bandung dan meluncur ke area foodcourt yang tersedia di dalam mall tersebut. Dengan melihat lewat mata kepala sendiri dan mewawancarai pelaku food wasting serta informan pendukung, para anak didik diharapkan dapat lebih mudah menangkap esensi dari himbauan untuk mengatur konsumsi pangan dengan baik dan tidak berlebihan.

Selamat Datang Para Adik-Adik Youth Super League 2019

Selamat Datang Para Adik-Adik Youth Super League 2019

12 April 2019

Saatnya tiba bagi adik-adik kita menginjakkan kaki di Kota Kembang. Dari beragam latar belakang budaya, kini mereka akan berkumpul dan bersiap mengembangkan diri melalui serangkaian pelatihan skill di Youth Super League 2019.
Bagi yang penasaran dengan aktivitas adik- adik kita, jangan lewatkan updatean terbaru kita ya.

UTBK gelombang I Peserta YSL 2019

UTBK gelombang I Peserta YSL 2019

5 Mei 2019

Setelah melewati berbagai serangkaian pembelajaran, maka tibalah hari ini, Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) gelombang I akan diikuti oleh para peserta YSL 2019.
Berbekal ilmu dan ketekunan selama pembelajaran, Semoga kalian dalam menempuh ujian ini secara optimal
Semangat dan Semoga Sukses Adik-adik YSL 2019.

SEMINAR GENERASI MILENIAL & TANTANGAN MASA DEPAN “Empowering Young Generation to the Next”

SEMINAR GENERASI MILENIAL & TANTANGAN MASA DEPAN “Empowering Young Generation to the Next”

6 Mei 2019

Youth Super League ft. Manajemen Alur Hidup (MAH) & Mitra Pengembangan

Generasi Milenial akan segera dihadapkan pada Revolusi Industri 4.0. Kecerdasan buatan akan mendominasi 5 sektor industri utama di Indonesia. Cara menyikapinya adalah melalui pengembangan softskill dan peningkatan daya juang maupun motivasi bagi generasi muda Indonesia.

Kegiatan Dapur oleh Peserta YSL 2019

Kegiatan Dapur oleh Peserta YSL 2019

7 Mei 2019

“Akhir bulan segera tiba,
Dompet kian menipis,
Ingin makan enak, tapi keuangan semakin memprihatinkan”
Kondisi ini sering banget dialami para mahasiswa akhir bulan.

Disini pengembangan bakat masak-memasak tentunya sangat dibutuhkan. Melalui program Youth Super League, kami mencoba mengembangkan kemampuan kreasi masakan dari para adik-adik 2019 sebelum menghadapi fenomena ini.

MINIRISET “10 KINDNESS TO OTHERS/10 KEBAIKAN UNTUK ORANG LAIN”

MINIRISET “10 KINDNESS TO OTHERS/10 KEBAIKAN UNTUK ORANG LAIN”

13 Mei 2019

Bulan Ramadhan selalu menjadi momen yang tepat untuk bersilahturahmi. Disinilah para adik-adik YSL 2019 akan belajar mengenal keadaan sosial di sekitar mereka. Seperti salah satunya, aktivitas hilir mudir para pedagang dalam mempersiapkan berbagai hidangan berbuka puasa. Di tengah momen ini, kami memberikan kesempatan khusus bagi para adik-adik kita, melakukan 10 misi kebaikan dan mewawancarai salah satu pedagang yang mereka temui.
Foto di atas merupakan cuplikan misi Yudha saat membantu para pedagang di pasar dan selanjutnya…to be continued

10 Kebaikan untuk Orang Lain / 10 Kindness to Others oleh : Sintika Puspita

10 Kebaikan untuk Orang Lain / 10 Kindness to Others oleh : Sintika Puspita

16 Mei 2019

Telur gulung, telur gulung
Favorit orang muda
Favorit orang tua
Favorit semuanya

Kali ini salah satu peserta YSL 2019 berkesempatan untuk melakukan misi kebajikan bersama salah satu penjual telur gulung yang berlokasi di Pasar Sederhana. Pengalaman memilah telur-telur terbaik untuk diolah menjadi telur gulung nan nikmattt… Eits, tapi jangan sampe tergoda ya Kak-kakak. Pantengin terus ig kita untuk cerita terbaik dari Dik-adik kita.

Berbagi Kasih Lewat Sebungkus Nasi

Berbagi Kasih Lewat Sebungkus Nasi

26 Mei 2019

“Sederhana, iya, sangat sederhana.
Hanya lewat sebungkus nasi,
Kita bisa menebar senyum manis di wajah mereka, para pejuang kita yang tak kenal letih.”

Program bagi nasi bungkus merupakan program rutin dari Manajemen Alur Hidup, dan kali ini adik-adik kita turut berpartisipasi menjadi penyampai pesan kasih dari para kakak donatur. Menelusuri jalan raya hingga gang-gang sempit, untuk mencari para pejuang kita. Berikut adalah potret kebersamaan adik-adik NSC dan para pejuang kita

Semangat Bapak Ibu

Bagi para sahabat, jangan lupa ‘tuk berbagi kasih ya dan tebar semangat kalian kepada para pejuang di sekitar kita.

PRESENTASI MINI RISET “10 KEBAIKAN UNTUK ORANG LAIN”

PRESENTASI MINI RISET “10 KEBAIKAN UNTUK ORANG LAIN”

3 Juni 2019

Sepekan sudah adik-adik Youth Super League 2019 melakukan misi kebajikan bagi para warga sekitar. Banyak nilai hidup yang tertuang dalam tiap misinya dan tepat di hari jumat (17/5), mereka berkesempatan untuk membagikannya di hadapan para mentor. Diskusi berjalan lancar dengan penampilan dari tiap anak, lalu ditutup dengan tambahan saran pengembangan diri.

BERWIRAUSAHA SEDARI MUDA – PART 1

BERWIRAUSAHA SEDARI MUDA – PART 1

6 Juni 2019

Ketersediaan peluang usaha semakin besar di kalangan millenial. Tak hanya bisa menguntungkan secara finansial, tetapi para millenial juga dituntut menjadi lebih inspiratif dan bermindset tangguh agar produk dapat diterima dengan baik oleh para konsumen. Dalam program Youth Super League ini, kami menghadirkan kesempatan bagi adik-adik 2019 untuk mencicipi “Bagaimana lika-liku menjadi seorang wirausahawan”. Berbagai prosesnya bertahap dari testing produk, teknik pra- dan pasca-produksi, hingga produksinya sendiri.

Berikut potret perjalanan mengenal kewirausahaan para adik-adik part 1.

BERWIRAUSAHA SEDARI MUDA – PART 2

BERWIRAUSAHA SEDARI MUDA – PART 2

10 Juni 2019

“Kerja keras dan keteguhan pasti akan membawa hasilnya sendiri”

Di part 2 ini, mimin bakal ceritain bagaimana ya bentuk usaha dari adik-adik YSL 2019. Let’s check it out.

Takjil, jajanan khas Bulan Ramadhan yang satu ini jadi pilihan usaha bagi adik-adik YSL 2019. Tidak hanya berjenis kolak dan candil, variasi dilakukan juga dengan menghadirkan sinthai (singkong thailand) dan bubur kacang hijau. Tahap testing dilakukan dengan bimbingan langsung dari para kakak-kakak panitia sehingga diperoleh mutu dan kualitas takjil yang tepat. Dilanjutkan tahap produksi dan penjualan. Disini sistem penjualan diterapkan dengan 2 cara, door to door dan pembukaan stand di beberapa area strategis. Sebagian hasil penjualannya akan kembali digunakan sebagai modal produksi selanjutnya. Penjualan berlangsung selama 7 hari dan semuanya itu tentunya tak lepas dari berbagai kegagalan. Mulai dari salah bahan, pisang ketipisan, candil hancur saat direbus, selisih paham saat berdiskusi, penolakan dari konsumen, hingga dagangan tidak laku. Tapi, semangat mereka tak pernah surut. Lewat beragam ujicoba dan diskusi, usaha takjil ini berakhir dengan lancar.

Jadi Sahabat, jangan takut ya untuk mulai berwirausaha, usia muda bukan halangan untukmu menuju kesuksesan.

Good Manner = Good Human Being

Good Manner = Good Human Being

13 Juni 2019“Manner costs nothing but means everything”-Rubyanne
Manner (sikap/cara bertingkah laku) merupakan instrumen wajib dalam pergaulan sehari-hari. Di era ini, kursus manner semakin menarik minat berbagai kalangan terutama kaum milenial. Berbagai universitas pun mulai gencar menyediakan program manner yang dipandu oleh para profesional.
Nalanda Study Center juga menghadirkan pelatihan manner dalam bentuk seminar “Good Manner = Good Human Being” yang dipandu oleh Kak Fedrik Oktafian. Seminar ini membahas berbagai hal mulai dari bagaimana tata cara saat makan, berbicara, berpakaian, merespon kondisi canggung saat pakaian lawan jenis terbuka, bahkan saat teman kita kentut dan lainnya. Berbagai situasi dipilih untuk membuka wawasan adik-adik serta melatih sopan santun dalam pergaulan. Seminar ini berlangsung selama 3 jam dan menuai banyak respon positif dari adik-adik.

Aku mandiri, aku berjuang!

Aku mandiri, aku berjuang!

14 Juni 2019

“Mau makan enak, mau main, mau pake baju bagus, semua sudah disediakan oleh papa dan mama.”
Konsep ini seringkali tertanam dari diri generasi millenial. Hidup serba praktis membuat ambisi kian meningkat, tetapi motivasi dan daya juang juga ikut menurun.

Bermodalkan donasi barang bekas dari para senior, program BABE dirancang untuk melatih kemandirian, daya juang dan kerja keras adik-adik YSL 2019. Di sini, mereka diberi misi untuk menjajakan barang-barang tersebut kepada warga sekitar Pasar Sederhana. Namun tak lupa, misi ini juga menyimpan tujuan lain yaitu membantu para warga sekitar dalam memenuhi kebutuhan sandang dengan memasang harga baju bekas yang masih bagus dan layak pakai hanya seharga Rp 5000,-. Keuntungan akhir yang diperoleh akan digunakan sebagai modal untuk softskill training selanjutnya.

Mens sana in corpore sano

Mens sana in corpore sano

18 Juni 2019

“Dalam tubuh yang kuat terdapat jiwa yang sehat”
Program YSL telah berjalan kurang lebih 2 bulan dan banyak pengalaman yang sudah diperoleh adik-adik kita. Namun, selama menjalaninya sangat tidak heran bila kadang kejenuhan bisa melanda. Salah satu cara mengimbanginya melalui kegiatan rekreasi seperti renang bersama. Sambil menyegarkan diri dengan cuaca pagi, adik-adik saling mengakrabkan diri melalui games tangkap koin dalam air dan games mencari sahabat penyelamat. Ada pula adik-adik yang menikmati momen “me time” dengan mengenang teknik renang yang ia pelajari di kampung halaman.

Suara Kasih untuk Sahabatku

Suara Kasih untuk Sahabatku

24 Juni 2019

Sahabatku adalah mereka yang kadang sering terlupakan oleh kita. Kita hidup begitu dekat dengannya dan Ia selalu hadir menjaga keseimbangan dan keindahan alam yang kini bisa kita nikmati.Dalam balutan cahaya pagi nan hangat, para peserta Nalanda Study Center berkumpul bersama untuk menyuarakan kasih kepada para sahabat kita melalui kegiatan pelepasan hewan ke alam liar.

Tuntutlah Ilmu Hingga ke Kota Seberang

Tuntutlah Ilmu Hingga ke Kota Seberang

27 Juni 2019

Tak perlu jauh-jauh pergi ke negeri seberang untuk menimba ilmu. Kali ini, Youth Super League dari Bandung akan berkunjung ke Malang, “Kota Pendidikan” dengan segudang peninggalan budaya dan keindahan alam nan mempesona mata.
Selama dua minggu terakhir, adik-adik kita akan diajak menikmati sentuhan alam secara langsung di Desa Sumberoto yang berlokasi di perbatasan Kota Malang dan Kota Blitar. Desa yang belum tersentuh gemerlap kota ini akan menjadi arena belajar yang takkan terlupakan.

Untuk lebih lanjutnya, ikuti terus liputan terbaru di Wilwatikta Foundation.

Bersatu dengan Alam

Bersatu dengan Alam

28 Juni 2019

Kakak mentor kita tengah mengenalkan berbagai program pembelajaran di Pusdiklat Jina Putra Tushitavijaya kepada adik-adik YSL 2019. Diantaranya adalah pengenalan “Permakultur” dipandu oleh Kak Renicha, dengan memberikan penjelasan tentang tata cara pembenihan, penyiraman dan potting tanaman. Selanjutnya, Kak Yansen, penanggung jawab “Sahabat Satwa” mengarahkan mereka tentang tata cara pemeliharaan unggas dan merawat satwa lainnya.

STEP BY STEP TO START YOUR ROUTINE

STEP BY STEP TO START YOUR ROUTINE

8 Juli 2019

Dalam dunia pendidikan dan pekerjaan, kita akan selalu dianjurkan untuk meningkatkan softskill guna menunjang kesuksesan ke depan. Salah satunya bisa diperoleh melalui keterlibatan dalam sebuah organisasi baik di sekolah atau di luar sendiri. Namun seringkali para sahabat kita menemukan kesulitan, seperti perencanaan kerja, pembuatan timeline, pembuatan anggaran, descision making dan lainnya.

Di hari senin ini, tepat dalam penyelenggaraan “Open House Youth Super League”, kami bersama Kak Sandi memberikan arahan kepada para sahabat kita untuk membuat perencanaan dari sebuah event secara tepat sehingga resiko ke depan menjadi lebih minim.

Selanjutnya, bagaimana saat berinteraksi dalam sehari-hari? Saat harus dihadapkan pada dosen atau atasan? Tak hanya membutuhkan skill komunikasi yang baik, kita juga perlu berlatih manner sehingga kita tidak meninggalkan kesan buruk di hati mereka. Untuk itu, dalam kesempatan ini, Kak Fedrik hadir kembali untuk membimbing para sahabat kita lewat pemateriannya terkait “Good Manner in Your Daily Life”.

Let Go, Our Trip Our Adventure

Let Go, Our Trip Our Adventure

26 Juli 2019

Sesekali kita perlu menikmati suasana alam alami yang sudah sangat jarang rasakan. Di weekend kali ini, bertemakan “Girls, You Can Do It”, khusus dalam kegiatan ini, para adik-adik cewek YSL 2019 diundang melakukan pendakian bersama para mentor NSC di Gunung Papandayan. Berikut potret keasyikan momen perjalanan mereka yang diisi juga dengan berbagai games kekompakan dan strategi. Salah satu momen yang tak terlupakan, dalam balutan asap api unggun, sesi testimoni dan sharing dilakukan untuk menghangatkan malam dan menambah keakraban sesama.

Workshop Dasar Desain

Workshop Dasar Desain

29 Juli 2019

Dewasa ini, kebutuhan ilmu design kian menjamur seiring dengan beredarnya banyak media sosial di tengah masyarakat. Tak hanya lagi sebagai dekorasi semata, namun ia menjadi media komunikasi dan marketing yang makin diperhitungkan oleh para pelaku usaha maupun industri. .
YSL berkolaborasi dengan Tim markom Wilwatikta Foundation menghadirkan kelas design bagi para adik-adik 2019. Kak Krisna dan Kak Yan mengenalkan beberapa teknik editing foto menggunakan Adobe Photoshop dan Illustrator.

Tak lupa, mimin selipkan juga berbagai karya adik-adik kita.

Awal Baru Segera Mulai....

Awal Baru Segera Mulai....

2 Agustus 2019

Youth Super League yang telah berlangsung selama hampir 4 bulan telah memasuki akhir. Berbagai program hardskill maupun softskill yang diberikan semoga dapat mengembangkan diri adik-adik kita semua.

Tangis haru dari Mely sempat mewarnai penayangan video rangkaian kegiatan YSL 2019. Namun, tergantikan kembali dengan canda tawa bersama para kakak panitia di saat berdiskusi mengenai kakak asuh. Di akhir acara ditutup dengan prosesi dedikasi untuk mengembalikan semangat dari adik-adik kita dalam mewujudkan mimpi kedua orang tua mereka.

“Terima kasih untuk perjuangan kalian, adik-adik selama menjalani YSL 2019 ini. Kelak kalian takkan berjuang sendiri untuk menghadapi awal baru di bangku perkuliahan, You have us, your new family. Semangat💪💪” – YSL 2019

Sadulur Salembur

Sadulur Salembur

“Satu Desa Satu Keluarga”

5 Agustus 2019

Siapa kenal dengan Bapak tetangga sebelah atau Ibu di seberang pasar? atau Pak RT?
Jangankan kenal bahkan kita sangat jarang bertatap muka dengan mereka. Senin sampai jumat ke kampus, ke kantor. Tiba weekend, rasa mager langsung menghinggapi tubuh ini, pengennya di rumah aja atau yaa bolehlah sesekali keluar dengan para keluarga atau sahabat tercinta.

Memperingati hari Kemerdekaan Bangsa Indonesia, Nalanda Study Center mencoba sebuah program terobosan untuk membangun kembali jalinan silahturahmi antar para peserta didik dan warga sekitar. Bentuknya adalah mini riset kelompok dengan menggunakan berbagai tajuk sosial seperti pasar, pedagang kaki lima, TPS, dan kampung kota. Setiap kelompok dibebaskan untuk memilih subjek, topik bahasan terkait, dan output yang ingin dipaparkan kepada Para Petinggi Daerah. Perjalanan mereka berlangsung selama 2 minggu.

13 Agustus 2019

Para PKL (Pedagang Kaki Lima) sudah menjadi pelengkap dalam hidup kita. Mau makan a, b dan c semua tersedia begitu mudah dengan keberadaan mereka. Tanpa repot-repot keluar rumah, terkadang ada saja pedagang dengan gerobaknya yang menghampiri depan pagar kita.

Di balik isu yang beredar tentang kemacetan jalan raya yang disebabkan oleh keberadaan PKL dan pelanggaran aturan zonasi, tetap ada secuplik cerita yang tak bisa terlupakan. Melalui kegiatan “Sadulur Salembur” ini, terungkap bahwa banyak warga luar kota yang datang untuk menyambung hidup di kota besar seperti Bandung. Berharap bisa menjadikan kehidupan yang lebih baik baginya dan keluarga di kampungnya.

Walaupun dalam keseharian, tak jarang penertiban secara mendadak, kehilangan gerobak dan dagangannya, dan kerugian telah menjadi resiko yang tak terhindarkan bagi PKL. Namun tak berarti, mereka silap mata dengan aturan seperti pemberlakuan libur di sabtu dan minggu. Hal ini tetap dijalankan oleh mereka.

Melihat ini, banyak permasalahan yang sering menyeruak di media massa bahwa PKL adalah sumber utama dari kemacetan kota ini. Namun di sisi lain, mereka juga bagian dari warga Indonesia yang berusaha mencari sesuap nasi dengan menyediakan kemudahan bagi hidup kita. Untuk itu, mari kita telusuri lebih jauh, apakah penertiban PKL bisa menjadikan menjadi solusi utama masalah kemacetan? Atau justru ada masalah mendalam yang luput dari mata kita?

Website Gratis untuk Organisasi dan Komunitas dari IDCloudhost