Vaartha Edisi 7
Persahabatan boleh jadi merupakan salah satu topik yang paling sering dibahas dalam dunia kontemporer kita sekarang, dan tak diragukan lagi adalah sendi utama dalam hubungan antar manusia. Untuk merayakan hari yang tidak suci namun penting ini, Vaartha mewawancarai Yulita (Yaya), seorang calon psikolog, perihal makna persahabatan dari perspektif disiplin ilmu psikologi. Tak lupa, Vaartha menyertakan pula tulisan-tulisan dalam polemik yang kiranya dapat mengukuhkan esensi dari persahabatan.
Sementara itu, buku yang diulas adalah Bartleby karya Herman Melville. Secara pribadi, redaktur ingin mengajak pembaca untuk menekuni tiap kalimat dalam tulisan ini baik-baik, karena boleh jadi inilah resensi buku paling dahsyat yang sampai saat ini diterima oleh Vaartha: sinopsis kisah Bartleby dijabarkan dengan amat apik, sebelum kemudian ditimpali dengan reungan pribadi ihwal persahabatan, yang juga tak kalah apiknya (apalagi mengingat cukup kaburnya relasi antara tema persahabatan dan plot dalam Bartleby!). Hanya satu kata: Bravo.
Akhir kata, selamat membaca bagi para pembaca sekalian, dan semoga kita bisa terus merajut tali persahabatan melalui saling tukar pikiran di Vaartha!
[pdf-embedder url=”https://wilwatikta.or.id/wp-content/uploads/2019/07/VAARTHA07-1.pdf” title=”VAARTHA07 (1)”]
Klik disini jika halaman tampilan tidak muncul.
Leave a Reply