Pendidikan Tanpa Kelas : Kenapa Tidak ?

Pendidikan Tanpa Kelas : Kenapa Tidak ?

Institusi pendidikan di Indonesia dalam bentuk sekolah saat ini sudah memiliki banyak macam alternatif. Sekolah berbasis pendidikan alam, sekolah rumah (homeschooling), sekolah dominan muatan ajaran agama, dan masih sekolah lainnya yang seharusnya dapat membantu orangtua dalam memilih sekolah yang tepat bagi sang anak. Sejatinya naluri orangtua, tentunya tersimpan harapan untuk dapat memberikan kualitas pendidikan yang unggul bagi anaknya. Namun harapan ini terkadang berbenturan dengan hal lain, terutama ekonomi, karena untuk mendapatkan akses pendidikan yang baik ternyata membutuhkan uang yang tidak sedikit.

Hal dilematis lainnya yang melanda para orangtua dalam memilih institusi pendidikan yang tepat adalah ideologi serta nilai moral yang diberikan oleh sekolah/staff pengajar pada anak serta jaminan keamanan yang melindungi seluruh siswa. Tidak dapat dipungkiri bahwa saat ini ternyata radikalisme telah hadir di ruang-ruang kelas, dipengaruhi oleh latar belakang pengajar atau kurikulum sekolah tanpa sepengetahuan orangtua siswa. Perihal keamanan di sekolah, nyatanya sekolah dengan predikat baik juga bisa luput dalam mengawasi keamanan para siswa. Hal ini tercerminkan pada kasus sebuah sekolah internasional di Jakarta beberapa tahun yang lalu, di mana salah satu staff pengajar di sekolah tersebut adalah seorang predator anak incaran interpol.

Keharusan setiap anak untuk menempuh sekolah formal yang dilegitimasi oleh negara lewat ujian nasional yang menjadi prasyarat kelulusan dan melanjutkan pendidikan membuat sekolah memiliki nilai wajib dan tergolong pada kebutuhan primer. Padahal di sisi lain, adapun faktor internal yang mempengaruhi dalam faktor pemilihan sekolah yaitu karakter dari sang anak. Kita tidak dapat berharap lebih dengan fasilitas yang diberikan oleh sekolah negeri karena adanya ketimpangan perbandingan jumlah siswa dan pengajar. Hal ini menimbulkan keterbatasan perhatian yang diberikan oleh pengajar terhadap siswa. Dengan tipe belajar setiap anak yang berbeda-beda plus variasi karakter anak yang ada, sekolah negeri jelas akan kesulitan untuk mengerahkan tenaga jika harus memperlakukan secara khusus seluruh murid satu-persatu. Kondisi sekolah negeri di Indonesia yang demikian sangat memprihatinkan karena sangat banyak orangtua yang mengandalkan sekolah negeri dengan alasan biaya pendidikan yang tergolong murah dan bersubsidi.

Atas dasar kekhawatiran yang melanda para orangtua dalam memberikan pendidikan bagi anak lewat sekolah yang tepat, akhirnya beberapa orangtua dari kalangan ekonomi menengah ke atas saat ini beralih pada institusi pendidikan homeschooling. Perlu diketahui pula, jenis pengajaran homeschooling memiliki beragam bentuk dan tidak melulu pengajaran disampaikan lewat jarak jauh. Beberapa lembaga homeschooling memungkinkan untuk mengadakan pertemuan siswa dalam kelas kecil secara berkala namun tidak rutin seperti sekolah pada umumnya serta melibatkan orangtua sebagai sarana pengajar. Hal ini cukup menarik, karena pada umumnya yang terjadi di sekolah formal justru sosok orangtua tidak dilibatkan secara penuh. Dengan adanya jenis homeschooling dengan posisi orangtua sebagai pemamah bahan ajar kepada anaknya sendiri, tentu dapat mengentaskan rasa pesimis dan menghapus jarak yang selama ini terbangun dalam struktur pendidikan di sekolah.

Secara historis, kehadiran sistem homeschooling di Indonesia sudah cukup lama yaitu sejak era kolonial. Dipopulerkan oleh tokoh pahlawan nasional, Agus Salim, yang percaya bahwa menjadi cerdas tidak perlu di kelas/sekolah formal. Agus Salim mendorong budaya membaca pada anak-anaknya lewat memfasilitasi bahan bacaan berbahasa asing sehingga tidak heran jika anak-anaknya sangat cerdas dan telah mahir menulis-membaca dalam berbagai bahasa sejak balita. Sebagai lulusan terbaik Hogere Buger School (HBS), Agus Salim memiliki kemampuan mengajar yang mumpuni. Namun langkah karir akademik Agus Salim harus terhenti ketika ia hendak melanjutkan sekolah pendidikan kedokteran di Belanda karena “tidak ada beasiswa bagi inlander”, begitulah kalimat yang diucapkan oleh pihak yang berwenang.

Dipicu oleh trauma yang ada, maka Agus Salim berniat untuk memberikan pendidikan yang sebaik-baiknya bagi semua anaknya agar kegagalan serupa tidak menimpa pada keturunannya. Menariknya, Agus Salim mendidik secara langsung seluruh anaknya di rumah dengan menggunakan metode pendidikan yang sangat tidak biasa. Suasana belajar mengajar diciptakan senyaman dan semenyenangkan mungkin namun tetap dalam kontrol Agus Salim sebagai pengajar. Anak-anak diperbolehkan memberikan kritik, bertanya ataupun menyanggah apapun materi yang diajarkan oleh Agus Salim sehingga tercipta ruang komunikasi yang diadik antara pengajar dan yang diajar. Untuk mata pelajaran berhitung, Agus Salim melakukan simulasi dalam bentuk permainan sehingga anak-anak akan lebih mudah mengingat dibandingkan menggunakan metode yang sangat kaku seperti di bangku kelas lazimnya. Sedangkan untuk penanaman nilai budi pekerti, sejarah serta ilmu sosial lainnya disampaikan lewat cara bercerita dan obrolan sehari-sehari.

Andai Agus Salim mewariskan cara mengajar yang telah ia lakukan dengan meniadakan penyamarataan sistem pendidikan serta komersialisasi institusi pendidikan di Indonesia, maka semua orangtua dengan kelayakan tingkat pendidikan tertentu akan memiliki kewenangan dalam mendidik anaknya sendiri. Tanpa pembedaan dan sama-sama memiliki ijazah yang diakui oleh negara, tentu sistem pendidikan yang demikian akan menjadi sebuah alternatif yang bersifat win-win solution. Pemerintah akan terbantu oleh peran orangtua sebagai fasilitator dan agen pendidik utama, dan orangtua akan lebih mudah mengawasi perkembangan belajar anaknya tanpa dibayang-bayangi oleh kecemasan yang ditimbulkan oleh dunia luar. Perlu juga menjadi perhatian bahwa sistem pendidikan seperti ini dapat berjalan lancar dengan suatu kualifikasi tertentu yang harus dimiliki oleh pihak orangtua dan di bawah pengawasan dari pemerintah.

Kontributor : Izmy

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Pola Ritme di Mahjong Wins 3 Mengendalikan Simbol dan Mengisyaratkan Gangguan Jalur Permainan Secara Menyeluruh
Batas Kritis 12 Fase Peralihan di Mahjong PG Mulai Merusak Keterkaitan Pola yang Sebelumnya Tetap Stabil
Distribusi Simbol 3 Banding 1 di Mahjong Wins 3 Mendorong Perbedaan Arah Permainan yang Semakin Tidak Seimbang
Pendekatan Spasial Temporal pada Interaksi Reel Mahjong PG Mengungkap Susunan Tersembunyi yang Sulit Terlihat
Strategi Adaptif di Mahjong Wins 3 Dipakai untuk Memburu Scatter Hitam Saat Irama Putaran Berubah Tajam
Analitik Prediktif dan Sistem Dinamis Membentuk Strategi Baru demi Mendorong Keputusan yang Lebih Terukur
Data RTP Terbaru Dimanfaatkan untuk Menilai Sesi Secara Lebih Presisi Lewat Catatan yang Tersusun Rapi
Peningkatan Pencarian Kasino Online Hari Ini Muncul Seiring Pola Permainan Baru yang Membantu Membaca Ritme
Perubahan Strategi Berbasis Analitik Prediktif dan Sistem Dinamis Membawa Arah Baru bagi Keputusan yang Lebih Efektif
Pergerakan RTP Live Kini Dibaca Lewat Data Digital dengan Validasi Baru dan Uji Konsistensi yang Lebih Akurat
Pemain Mahjong Ways Mulai Menyesuaikan Pola Main Saat Fluktuasi Muncul Dan Arah Real Time Berubah
Pergeseran Tren Artificial Intelligence Membuat Cara Audiens Mengikuti Mahjong Ways Ikut Berubah
Ritme Mahjong Ways Di Periode Blackjack Berubah Saat Aktivitas Pemain Dipengaruhi Komunitas Deep Learning
Frame Persistence Di Mahjong Wins 3 Menjadi Sorotan Saat Tampilan Tertahan Menjelang Update Real Time
Micro Feedback Artificial Intelligence Di Mahjong Ways 2 Muncul Saat Elemen Real Time Belum Bergerak
Grid Sistemik Artificial Intelligence Bertingkat Di Mahjong Ways 2 Menarik Dibahas Pada Mesin Kasino Modern
Sistem Interaktif Berbasis Automasi Di Mahjong Ways 2 Dirancang Untuk Meningkatkan Keterlibatan Komunitas Gamer
Strategi Gamer Mahjong Ways Modern Mulai Terbaca Lewat Data Algoritma Robotic Deep Learning Terbaru
Pemetaan Minat Pembaca Mahjong Ways 3 Mengarah Pada Hubungan Blackjack Dan Komunitas Konten Digital
Analisis Data Robotic Artificial Intelligence Menghadirkan Teknik Baru Mahjong Ways Untuk Gamer Modern
Ritme Pola di Mahjong Wins 3 Mulai Mengatur Gerak Simbol dan Menandai Gangguan Arah Permainan Secara Luas
Ambang Kritis 12 Tahap Transisi di Mahjong PG Mulai Mengganggu Keterhubungan Pola yang Sebelumnya Stabil
Komposisi Simbol 3 Berbanding 1 di Mahjong Wins 3 Memicu Arah Permainan yang Kian Tidak Seimbang
Optimasi Metode Probabilistik Spasial Temporal pada Interaksi Reel Mahjong PG Membuka Susunan Tersembunyi yang Sulit Ditangkap
Strategi Adaptif di Mahjong Wins 3 Mulai Digunakan untuk Mencari Scatter Hitam Saat Ritme Putaran Berubah Drastis
Tren Analitik Prediktif dan Sistem Dinamis Melahirkan Pendekatan Baru untuk Menentukan Langkah yang Lebih Terukur
Metodologi Pemanfaatan Data RTP Terbaru Membantu Menilai Jalannya Sesi dengan Lebih Presisi Melalui Catatan yang Tertata
Fenomena Lonjakan Pencarian Kasino Online Hari Ini Terlihat Bersamaan dengan Munculnya Pola Baru untuk Membaca Ritme
Transformasi Strategi Berbasis Analitik Prediktif dan Sistem Dinamis Membuka Arah Segar bagi Keputusan yang Lebih Efisien
Ritme Micro Feedback AI di Mahjong Ways 2 Mulai Terbaca Saat Pergerakan Real Time Masih Tertahan
Perubahan Irama Mahjong Ways pada Fase Blackjack Mulai Terlihat Setelah Aktivitas Pemain Dipengaruhi Komunitas Deep Learning
Pola Audiens dalam Mengikuti Mahjong Ways Kini Makin Selaras dengan Arah Baru Tren Artificial Intelligence
Sistem Interaktif Mahjong Ways 2 Berbasis Automasi Dirancang untuk Memperkuat Keterlibatan Komunitas Gamer
Analisis Data Robotic AI Mulai Membuka Teknik Bermain Mahjong Ways yang Lebih Relevan bagi Gamer Masa Kini
Simbol Statistik Mahjong Ways Kian Dinamis Ketika Laju Animasi Digital Bergeser Mengikuti Irama Permainan
Strategi Gamer Mahjong Ways Modern Mulai Terpetakan Lewat Data Algoritma Robotic Deep Learning Generasi Terbaru
Pemetaan Minat Pembaca Mahjong Ways 3 Mengarah pada Kaitan Blackjack dengan Komunitas Konten Digital
Pola Bermain Pemain Mahjong Ways Semakin Fleksibel Saat Fluktuasi Muncul dan Arah Real Time Berubah
Pendekatan Grid Robotic pada Mahjong Ways 2 Dikaji Lewat Rancangan Arsitektur Komputasi yang Lebih Bertingkat
Saat Pembacaan Real Time Berubah Di Tengah Fluktuasi, Pemain Mahjong Ways Mulai Menyusun Ulang Pendekatan Bermain
Langkah Pergeseran Anomali Tren AI Membuat Cara Audiens Mengikuti Perkembangan Mahjong Ways Ikut Berubah
Ritme Mahjong Ways Di Fase Blackjack Tidak Lagi Sama Setelah Aktivitas Pemain Dipengaruhi Komunitas Statistik
Menjelang Pembaruan Real Time, Isu Frame Persistence Di Mahjong Wins 3 Mulai Mencuri Perhatian Karena Tampilan Sempat Tertahan
Panduan Arsitektur Grid Game Bertingkat Pada Mahjong Ways 2 Kini Makin Ramai Diperbincangkan Di Era Mesin Kasino Modern
Mahjong Ways 2 Menghadirkan Sistem Interaktif Real Time Berbasis Automasi Untuk Memperkuat Keterlibatan Komunitas Gamer
Pemetaan Minat Pembaca RTP Terhadap Mahjong Ways 3 Kini Banyak Mengarah Pada Hubungan Blackjack Dan Komunitas Konten Digital
Pendekatan Baru Terhadap Mahjong Ways Mulai Terbentuk Lewat Analisis Data Efektivitas Yang Dibaca Gamer Modern
Saat Elemen Real Time Belum Bergerak, Sinyal Micro Feedback Kasino Online Di Mahjong Ways 2 Mulai Tampak Lebih Jelas
Data Terbaru Dari Algoritma Robotic BBM Mulai Mengungkap Pola Strategi Gamer Mahjong Ways Era Sekarang
Saat Kecepatan Animasi Digital Berubah Simbol Mahjong Ways Terlihat Semakin Lentur Mengikuti Ritme Permainan
Kisah Harian Ibu Rumah Tangga Saat Menata Disiplin Waktu Ketika Mencoba Mahjong Ways 2
Perubahan Irama Animasi Digital Membuat Simbol Mahjong Ways Tampak Lebih Mudah Beradaptasi Dengan Alur
Struktur Robotic Grid Berbasis AI Di Mahjong Ways 2 Dikaji Lewat Pendekatan Arsitektur Komputasi Bertingkat
Ragam Hasil Pada MahjongWays Dijelaskan Dengan Analisis Stokastik Untuk Memahami Unsur Ketidakpastian
Selisih Hasil Di MahjongWays Diuraikan Melalui Analisis Stokastik Dalam Membaca Sisi Ketidakpastian
Sistem Real Time Berbasis Automasi Di Mahjong Ways 2 Dirancang Untuk Menguatkan Keterlibatan Komunitas Gamer
Peta Ketertarikan Pembaca Mahjong Ways 3 Mulai Mengarah Pada Hubungan Blackjack Dan Komunitas Konten Digital
Analisis Data Robotic Berbasis Artificial Intelligence Menghadirkan Sudut Pandang Baru Tentang Mahjong Ways Bagi Gamer Masa Kini
Grid Artificial Intelligence Bertingkat Di Mahjong Ways 2 Semakin Sering Dibahas Dalam Lanskap Mesin Kasino Modern